JURNAL PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK 1
DISUSUN OLEH:
NADA FITRI RAHMAN
NIM : A1C118057
DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNVERSITAS JAMBI
2020
PERCOBAAN-1
I. Judul : Analisis kualitatif unsur-unsur
zat organik dan penentuan kelas kelarutan.
II. Hari,
tanggal : Rabu , 29 Januari 2020.
III. Tujuan :
Adapun tujuan dari akan dilakukannya percobaan ini , yakni:
1. Agar dapat memahami
prinsip dasar dalam analisis kualitatif dalam kimia organik.
2. Dapat memahami bagaimana
tahapan kerja analisis yang dimulai dengan unsur karbon, hidrogen, belerang,
nitrogen, halogen dalam suatu senyawa organik dan penentuan kelas kelarutannya.
3. Dapat mencoba beberapa
senyawa unknown untuk dianalisis.
IV. Landasan
teori
Pencampuran unsur-unsur suatu zat
dengan pembentuknya dan yang dihasilkan dari dua atau lebih melalui reaksi
kimia disebut dengan senyawa. Senyawa yang unsur-unsur pembentuknya yakni
meliputi atom karbon, halogen, sulfur, nitrogen, oksigen, serta hidrogen
merupakan senyawa organik (Riswiyanto, 2009).
Dalam pengklasifikasian senyawa
organik, dapat dilakukan dengan beberapa trik,salah satunya yakni dilakukan
pengujian terhadap larutnya air, HCl 5%, NaHCO3 5%,
H2SO4 5%, serta NaOH 5% (Ibrahim, 2012).
Menurut Yoshito (2009), bahwa
analisis kualitatif pada senyawa organik di beberapa unsur digunakan untuk
memastikan beberapa unsur organik yang terkadung di dalam suatu zat.
Fungi dan kereaktifan suatu senyawa
organik mengandung bermacam unsur penyusun,dan juga sangat berpengaruh terhadap
kehidupan seluruh makhluk yang ada di alam semesta.Maka, penentuan kandungan
unsur dan kelarutan senyawa organik akan menjelaskan mengenai fungsi unsur
tersebut http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/02/22/analisis-kualitatif-senyawa-organik/ .
Menurut Wikipedia dalam
ima-nurisa.blogspot.com(2012) Bahwa Nitrogen merupakan salah Satu senyawa
organik. Pada tahun 1772,Daniel Rutherford mengasingkan Antara oksigen dan
karbondioksida yang terdapat pada udara, dan terlihat gas yang tersisa tidak
terlalu membantu peningkatan reaksi pembakaran.
V.
Alat
dan Bahan
5.1
Alat
Adapun alat
yang digunakan dalam praktikum ini adalah :
1.
Cawan
porselin 7. Tabung
reaksi kecil
2.
Bunsen
8.
Tabung pengalir gas
3.
Tabung
reaksi pyrex 9. Pipet tetes
4.
Pipa
pengalir gas 10. Gelas ukur
5.
Sumbat 11. Gelas kimia 100ml
6.
Sudip 12. Kawat tembaga
13. Kaki tiga
5.2 Bahan
Adapun bahan yang digunakan dalam
praktikum kali ini adalah:
1. 1-2 gram serbuk CuO kering 13. AgNO3 encer
2. Gula 14.
Pelarut eter
3. 10 ml larutan Ca(OH)2 15. Kawat tembaga
4. 3 ml larutan L 16.
PB-asetat
5. Larutan FeSO4 17.
Biji logam
6. FeCl3 18.
Na- nitroprosidat
7. Larutan KF 10% 19.
NaHCO3
8. Larutan NaOH 10%
9. Asam sulfat encer (20%-25%)
10. Belerang (jika ada)
11. Air suling
12. HNO3 encer.
I. VI.
Prosedur
kerja
6.1 Analisis unsur
6.1.1. Karbon dan Hidrogen
6.1.2. Halogen
Tes Bellstein
Tes CaO
6.1.3. Metoda leburan dengan Natrium
a. Belerang
b. Nitrogen
c. Hidrogen
6.2 Penentuan kelas kelarutan
6.2.1. Kelarutan dalam air
6.2.2. Kelarutan dalam eter
6.2.3. Kelarutan dalam NaOH 5%
6.2.4. Kelarutan dalam NaHCO3
5%
6.2.5. Kelarutan dalam HCl
6.2.6. Kelarutan dalam H2SO4
Pekat
6.2.7. Kelarutan dalam H3PO4
Pekat
Agar lebih memahami seperti apa gambaran percobaan yang akan dilakukan ,silahkan klik link video berikut ;)
Pertanyaan :
1. Pada analiasis unsur karbon prosedur 1 mengapa kertas saring harus dibasahi dengan larutan CoCl2? apa fungsi dari membasahi kertas saring dengan CoCl2 ( kobalt(II) klorida )?
2. Setelah terlihat perubahan warna pada gula , mengapa kertas kobalt yang sudah kering perlu di dekatkan pada gula tersebut? dan apa fungsinya?
3. Pada analisis unsur karbon prosedur 2 , mengapa kapas sebelum disumbat ke tabung reaksi terlebuh dahulu dibubuhi dengan CaCl2 ?
















Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssalamualaikum wr wb
BalasHapusSaya Rismayanti dengan NIM A1C118007
Saya akan menjawab pertanyaan no 2
Jadi mengapa kertas kobalt yang sudah kering didekatkan pada gula karena ketika kertas kobalt di interaksikan atau disentuh dengan uap air pada dinding tabung reaksi, warna pada kertas kobalt terurai menjadi warna-warna penyusunnya. Kertas kobalt yang mulanya berwarna biru,kini warnanya terurai menjadi merah muda keunguan, hal ini mengidentifikasi bahwa pada pembakaran gula menghasilkan H2O atau uap air yang dapat menguraikan warna kertas kobalt. Jadi dapat disimpulkan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya unsur O dan H pada glukosa.
Terima kasih.
assalamualaikum wr, wb. hallo nada. saya dwi kartini dengan nim A1C118058, akan mencoba menjawab pertanyaan dari nada untuk petanyaan nomer 1, pembasahan kertas saring dengan larutan CoCl2 adalah untuk mendeteksi keberadaan unsur didalamnya, dimana setelah kertas tersebut dibasahi maka akan timbul warna-warna yang menunjukan karakteristik dari masing-masing zat yang terkandung didalamnya. melalui cara tersebut juga dapat dideteksi keberadaan karbon. terimakasih :)
BalasHapus