JURNAL PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK 1
“PEMURNIAN ZAT PADAT”
DISUSUN OLEH:
NADA FITRI RAHMAN
NIM : A1C118057
DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNVERSITAS JAMBI
2020
PERCOBAAN-3
I.
Judul : Pemurnian zat padat
II.
Hari,
tanggal : Rabu , 26 Februari 2020.
III.
Tujuan : Adapun tujuan dari akan
dilakukannya percobaan ini , yakni:
1.
Dapat
melakukan kristalisasi dengan baik.
2.
Dapat
memilih pelarut sesuai dengan rekristalisasi
3.
Dapat
menjernihkan dan menghilangkan warna dari larutan tersebut.
4.
Dapat
memisahkan dan memurnikan campuran dengan rekristalisasi.
IV.
Landasan
teori
Rekristalisasi adalah suatu cara dalam pemurnian zat padat,zat organic.Dimana
zat padat itu dilarutkan berdasarkan kesesuaiannya dengan titik didihnya,yang
kemudian dipisahkan dengan cara disaring saat masih panas agar terpisah zat
yang tersuspensi di dalamnya. Pelarut dinyatakan baik jika:
1.
Tidak
reaktif pada zat padat yang di rekristalisasi
2.
Zat
padat tidak boleh larut pada temperature kamar maupun temperature kristalisasi
3.
Memiliki
kelarutan yang tinggi pada titik didihnya
4.
Titik
didih tidak melebihi titik leleh.
Proses kristalisasi ini juga dipengaruhi oleh endapan
lain yang terbawa oleh endapannya(Tim Kimia Organik 1,2020).
Saat
proses rekristalisasi hal yang perlu diperhatikan adalah jenis pelarut yang
digunakan. Karena, kelarutan suatu pelarut di pengaruhi oleh polaritas dari
pelarut tersebut( Ahmadi,2010).
Rekristalisasi
ini merupakan suatu metode yang digunakan untuk pemajuan pelarutan ,
materi/bahan yang digunakan dalam teknik ini yakni dua atau lebih padatan yang
membentuk 1 kisi Kristal yang berbeda dan digabungkan seperti ikatan hydrogen dan
van der wals( Zaini,2011).
Pada
proses kristalisasi juga bahan pengikat endapan yang terbawa(pengotor)
ditambahkan dengn konsentrasi yang bervariasi.Dimana ditambahkan dengan terus
dengan tetes demi tetes hingga endapan hilang.Bahan yang biasa/dapat digunakan
yaitu Na2C2O4 , Na2CO3,
dan NaHCO3 (Triastuti, 2010).
Pada
pemurnian zat padat dan campurannya harus mengetahui terlebih dahulu sifat
fisika dan kimianya karna hal ini sangat menentukan keberhasilan saat melakukan
pemisahan /pemurnian zat padatnya , selain kristalisasi,teknik yang dapat
digunakan untuk pemurnian zat padat ini yakni dengan sublimasi dan
k0rmathografi (http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/03/07/pemurnian-zat-padat-organik93/ ).
V.
Alat
dan Bahan
5.1
Alat
Adapun alat
yang digunakan dalam praktikum ini adalah :
1.
Gelas
kimia 100 ml 7. Corong
Bruchner
2.
Pemanasan
bunsen 8. Cawan penguap
3.
Pengaduk 9. Gelas wool atau kapas
4.
Pipet
tetes 10. Sudip
5.
Kawat
kasa.
6.
Kaki
tiga
5.2 Bahan
Adapun bahan yang digunakan dalam
praktikum kali ini adalah:
1. Kertas saring
2. Air suling
3. Asam benzoate 0,5 gram
4. Es batu.
VI. Prosedur Kerja
1. REKRISTALISASI
2. SUBLIMASI
SILAHKAN CEK LINK VIDIO BERIKUT , AGAR LEBIH MEMAHAMI PERCOBAAN YANG AKAN DILAKUKAN ;)
https://youtu.be/0VqUw_hpwR8
Permasalahan :
1. Saat kita menyaring gula dan teh seperti yang sering kita lakukan dikeseharian kita ,apakah hal tersebut termasuk salah satu dari teknik pemisahan/pemurnian zat padat? jika iya ,maka termasuk teknik apa hal tersebut ? (filtrasi/kristalisasi) dan jelaskan.
2. Pada vidio tersebut, mengapa sisa air hasil penyaringan tersebut dipanaskan?
3. Dari vidio tersebut, pelarut yang digunakan adalah alkohol. Apakah jika kita ingin melakukan percobaan tersebut selain alkohol pelarut apa saja yang dapat kita gunakan?
KHJ
J





