Senin, 27 Januari 2020

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1


JURNAL PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK 1




DISUSUN OLEH:
NADA FITRI RAHMAN
NIM : A1C118057


DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Pd


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNVERSITAS JAMBI
2020



PERCOBAAN-1
     I.        Judul                    : Analisis kualitatif unsur-unsur zat organik dan penentuan kelas kelarutan.

   II.       Hari, tanggal        : Rabu , 29 Januari 2020.
 III.     Tujuan              : Adapun tujuan dari akan dilakukannya percobaan ini , yakni:
1. Agar dapat memahami prinsip dasar dalam analisis kualitatif dalam kimia organik.
2.  Dapat memahami bagaimana tahapan kerja analisis yang dimulai dengan unsur karbon, hidrogen, belerang, nitrogen, halogen dalam suatu senyawa organik dan penentuan kelas kelarutannya.

3.  Dapat mencoba beberapa senyawa unknown untuk dianalisis.
 IV.       Landasan teori    
Pencampuran unsur-unsur suatu zat dengan pembentuknya dan yang dihasilkan dari dua atau lebih melalui reaksi kimia disebut dengan senyawa. Senyawa yang unsur-unsur pembentuknya yakni meliputi atom karbon, halogen, sulfur, nitrogen, oksigen, serta hidrogen merupakan senyawa organik (Riswiyanto, 2009).
Dalam pengklasifikasian senyawa organik, dapat dilakukan dengan beberapa trik,salah satunya yakni dilakukan pengujian terhadap larutnya air, HCl 5%, NaHCO3  5%, H2SO4  5%, serta NaOH 5% (Ibrahim, 2012).
Menurut Yoshito (2009), bahwa analisis kualitatif pada senyawa organik di beberapa unsur digunakan untuk memastikan beberapa unsur organik yang terkadung di dalam suatu zat.
Fungi dan kereaktifan suatu senyawa organik mengandung bermacam unsur penyusun,dan juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan seluruh makhluk yang ada di alam semesta.Maka, penentuan kandungan unsur dan kelarutan senyawa organik akan menjelaskan mengenai fungsi unsur tersebut http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/02/22/analisis-kualitatif-senyawa-organik/ .
Menurut Wikipedia dalam ima-nurisa.blogspot.com(2012) Bahwa Nitrogen merupakan salah Satu senyawa organik. Pada tahun 1772,Daniel Rutherford mengasingkan Antara oksigen dan karbondioksida yang terdapat pada udara, dan terlihat gas yang tersisa tidak terlalu membantu peningkatan reaksi pembakaran.


    V.       Alat dan Bahan
5.1      Alat
Adapun alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah :
1.      Cawan porselin                                      7. Tabung reaksi kecil
2.      Bunsen                                                   8. Tabung pengalir gas
3.      Tabung reaksi pyrex                              9. Pipet tetes
4.      Pipa pengalir gas                                 10. Gelas ukur
5.      Sumbat                                                 11. Gelas kimia 100ml
6.      Sudip                                                    12. Kawat tembaga
                         13. Kaki tiga
          5.2   Bahan
                  Adapun bahan yang digunakan dalam praktikum kali ini adalah:
1.      1-2 gram serbuk CuO kering               13. AgNO3 encer
2.      Gula                                                     14. Pelarut eter
3.      10 ml larutan Ca(OH)2                             15. Kawat tembaga
4.      3 ml larutan L                                      16. PB-asetat
5.      Larutan FeSO4                                            17. Biji logam
6.      FeCl3                                                              18. Na- nitroprosidat
7.      Larutan KF 10%                                  19. NaHCO3
8.      Larutan NaOH 10%
9.      Asam sulfat encer (20%-25%)
10.  Belerang (jika ada)
11.  Air suling
12.  HNO3 encer.

       I.          VI.       Prosedur kerja
6.1      Analisis unsur
6.1.1.      Karbon dan Hidrogen
6.1.2.      Halogen
             Tes Bellstein

                              Tes CaO


6.1.3.      Metoda leburan dengan Natrium


a.       Belerang


b.      Nitrogen
c.       Hidrogen

6.2      Penentuan kelas kelarutan


6.2.1.   Kelarutan dalam air


6.2.2.   Kelarutan dalam eter


6.2.3.   Kelarutan dalam NaOH 5%


6.2.4.   Kelarutan dalam NaHCO3 5%


6.2.5.   Kelarutan dalam HCl


6.2.6.   Kelarutan dalam H2SO4 Pekat


6.2.7.   Kelarutan dalam H3PO4 Pekat

Agar lebih memahami seperti apa gambaran percobaan yang akan dilakukan ,silahkan klik link video berikut ;)  


Pertanyaan :

1. Pada analiasis unsur karbon prosedur 1 mengapa kertas saring harus dibasahi dengan larutan CoCl2? apa fungsi dari membasahi kertas saring dengan CoCl2 ( kobalt(II) klorida )? 

2. Setelah terlihat perubahan warna pada gula , mengapa kertas kobalt yang sudah kering perlu di dekatkan pada gula tersebut? dan apa fungsinya?

3.  Pada analisis unsur karbon prosedur 2 , mengapa kapas sebelum disumbat ke tabung reaksi  terlebuh dahulu dibubuhi dengan CaCl2 ?



3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wr wb
    Saya Rismayanti dengan NIM A1C118007
    Saya akan menjawab pertanyaan no 2
    Jadi mengapa kertas kobalt yang sudah kering didekatkan pada gula karena ketika kertas kobalt di interaksikan atau disentuh dengan uap air pada dinding tabung reaksi, warna pada kertas kobalt terurai menjadi warna-warna penyusunnya. Kertas kobalt yang mulanya berwarna biru,kini warnanya terurai menjadi merah muda keunguan, hal ini mengidentifikasi bahwa pada pembakaran gula menghasilkan H2O atau uap air yang dapat menguraikan warna kertas kobalt. Jadi dapat disimpulkan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya unsur O dan H pada glukosa.
    Terima kasih.

    BalasHapus
  3. assalamualaikum wr, wb. hallo nada. saya dwi kartini dengan nim A1C118058, akan mencoba menjawab pertanyaan dari nada untuk petanyaan nomer 1, pembasahan kertas saring dengan larutan CoCl2 adalah untuk mendeteksi keberadaan unsur didalamnya, dimana setelah kertas tersebut dibasahi maka akan timbul warna-warna yang menunjukan karakteristik dari masing-masing zat yang terkandung didalamnya. melalui cara tersebut juga dapat dideteksi keberadaan karbon. terimakasih :)

    BalasHapus