LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK 1
"PEMURNIAN ZAT PADAT"
"PEMURNIAN ZAT PADAT"
DISUSUN OLEH:
NADA FITRI RAHMAN
NIM : A1C118057
DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNVERSITAS JAMBI
2020
Untuk langkah-langkah kerja silahkan dilihat pada link
berikut .
VII. DATA
PENGAMATAN
7.1. REKRISTALISASI.
No.
|
Perlakuan
|
Hasil pengamatan
|
1.
|
Dimasukkan
dan dipanaskan air suling 50ml didalam gelas kimia.
|
Terbentuk
gelembung-gelembung.
|
Dimasukkan
0,5 gram asam benzoat yang tercemar (asam benzoat+glukosa+arang) dilarutkan
dengan air panas.
|
Larutan berwarna
hitam.
|
|
Disaring
campuran menggunakan kertas saring.
|
Warna larutan
menjadi jernih.
|
|
Dijenuhkan
larutan dengan memasukkan larutan yang berada dalam gelas kimia ke dalam air
es.
|
Terbentuk Kristal
berwarna putih dan mengkilap.
|
|
Diuji titik
leleh dan bandingkan dengan data handbook.
|
103oC.
|
7.2. SUBLIMASI
NO.
|
Perlakuan
|
Hasil
Pengamatan
|
Dimasukkan 1-25 gram nafatalen
tercemar dalam cawan penguap,lalu tiup dengan kertas saring yang telah dibuat
lubang kecil.
|
Zat telah tidak murni karena telah
tercemar oleh pasir.
|
|
Sumbat corong dengan glass
wool/kapas dan panaskan pada nyala api.
|
Adanya uap naftalen pada corong Karena
telah menyublim.
|
|
Hentikan pembakaran dan kumpulkan
zat yang ada pada kertas saring dan diuji titik leleh dan bentuk kristalnya.
|
Adanya zat yang menguap pada
kertas saring.
Titik leleh 92oC.
|
VIII.
PEMBAHASAN
Pada percobaan
ini pemilihan teknik yang akan digunakan tergantung pada kompleksitas / sifat
kimia serta fisika zat tersebut. Serta pada percobaan ini juga sebelum
melakukannya kita harus perlu tau jenis-jenis pelarut organic dan tingkat kepolaran
zat tersebut.Keberhasilan percobaan ini ditentukan oleh pemahaman kita terhadap
sifat sifat dari zat tersebut (http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/03/07/pemurnian-zat-padat-organik93/).
8.1. REKRISTALISASI
Rekristalisasi ini adalah pemurnian zat padat terutama zat organic.Pada
percobaan kali ini kami melakukan proses rekristalisasi pada suatu zat organic padat,yang
mana kami menggunakan air suling yang dipanaskan,karena agar dalam pelarutan
lebih cepat melarutkan zat campuran tersebut,hal ini bisa terjadi karena
semakin tinggi suhu pelarut maka penguraian yang terjadi semakin cepat.
Disini kami juga menggunakan asam benzoate yang tercemar yang terdiri
dari penambahan gula serta arang pada asam benzoate tersebut. Pada perlakuan
ini ,setelah kami menambahkan asam benzoate tercemar tersebut kedalam gelas
kimia yang berisi air suling yang telah dipanaskan kami mendapatkan hasil larutan tersebut
menjadi warna hitam. Setelah itu kami saring larutan tersebut dengan
menggunakan kertas saring dan juga corong buchner, ternyata saat diamati
larutan yang telah tersaring tersebut berubah warna menjadi jernih,kemudian
saat dijenuhkan larutan tersebut dengan meletakkan gelas larutan tersebut
diatas air es maka mulailah terbentuk Kristal Kristal kecil yang mengkilap.
Setelah itu di keringkan dan saat diuji titik lelehnya, titik leleh yang kami
dapatkan yakni 103oC. dan setelah dibandingkan dengan handbook ,hal
ini ternyata tidak sesuai dengan literatur yang ada.
8.2 Sublimasi
Pada percobaan proses sublimasi
ini praktikan menggunakan bahan yakni 1- 25 gram naftalen tercemar yang
dimasukkan dalam cawan penguap. Lalu ditiup dengan menggunakan kertas saring
yang telah diberi lubang pada sisinya,agar saat peniupan udara yang ditiupkan
dapat masuk dengan sempurna.Disini didapatkan hasil zat menjadi tidak murni
karena telah tercemar oleh pasir. Kemudian praktikan menyumbat corong dengan
menggunakan glass wool/kapas dan dilanjutkan dengan pemanasan menggunakan api Bunsen,disini
didapatkan adanya uap naftalen pada corong karena telah menyublim.Lalu
,dihentikanlah pembakaran dan dikumpulkan zat yang ada pada kertas saring dan
diuji titik lelehnya dan bentuk kristalnya ,dan didapatlah hasilnya yakni
adanya zat yang menguap pada kertas saring dan titik leleh yang didapat disini
adalah 92oC.
IX. Manfaat praktikum
Manfaat yang didapat dari praktikum kali ini adalah kita dapat
mengetahui bagaimana cara dari mengkristalisasi lebih pada percobaan secara
kimianya ,serta kita dapat mengetahui bahwa pada saat proses rekristalisasi itu
dapat diperoleh/diketahui titik lelehnya .
X. Pertanyaan pasca praktikum
1. Pada
perlakuan sublimasi, terdapat zat yang menguap pada kertas saring. Apa yang
menyebabkan zat tersebut dapat menguap?
2. Mengapa larutan tersebut pada proses rekristalisasi setelah dimasukkan ke dalam
air es baru terlihat
kristal-kristalnya?
3.Pada
percobaan rekristalisasi , apa yang menyebabkan titik leleh tiap kelompok
berbeda beda ?ada yang 115oc
dan ada yang 103oc
XI. KESIMPULAN
Setelah
dilakukannya percobaan ini ,dapat ditarik kesimpulan yakni:
1. Dalam melakukan
rekristalisasi kita harus lebih tau terlebih dahulu sifat dari zat yang akan
digunakan tersebut,sehingga kita dapat melakukan rekristalisasi dengan sempurna.
2. Pada saat
proses rekristalisasi jumlah pelarut yang digunakan kalau bisa seminimal
mungkin agar jumlah zat yang dihasilkan pada rekristalisasi ini bisa maksimal.
3. Dalam
melarutkan zat padat campuran ,yang ditentukan adalah titik didihnya.
4. Dalam
memurnikan dan memisahkan campuran dengan rekristalisasi ,telah terlihat pada
percobaan ini digunakan asam benzoate yang tercemar yang mana menghasilkan Kristal
yang mengkilap pada larutan.
XII. DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi.2010.Prisip-prinsip kimia modern edisi 4 jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Sulistyaningsih,triastuti.2010.Pemurnian
garam dapur melalui metode kristalisasi air tua dengan bahan pengikat pengotor
NA2C2O4-NAHCO3 dan NA2C2O4-NA2CO3.Semarang: Jurnal Kimia FMIPA
UNNES.vol.8,no.1.
Syamsurizal.2020.Pemurnianzatpadat.http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/03/07/pemurnian-zat-padat-organik93/.
Tim kimia Organik 1. 2020. Penuntun Praktikum Kimia Organik 1.Jambi: Universitas Jambi.
Zaini.2011.Rekristalisasi Garam Rakyat
dai Daerah Demak Untuk Mencapai SNI Garam Industri. Jurnal Teknologi
Kimia dan Industri. Vol 2. No 4. Semarang:UNDIP.
XIII. LAMPIRAN
BAHAN YANG AKAN DIGUNAKAN(ARANG)
PROSES PENYARINGAN LARUTAN
TERLIHAT KRISTAL YANG MENGKILAP
PROSES PENGERINGAN KRISTAL
KRISTAL YANG DIDAPAT






Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssalamualaikum.. saya M.Riyo Agung Kurnia. NIM A1C118011 saya akan menjawab pertanyaan no 3. Jadi perbedaan suhu yang dihasilkan disebabkan oleh banyak faktor bisa itu dari praktikan ataupun kesalahan dari alat dan bahan yang di gunakan. Tingkat kecamatan pengamat dalam melihat suhu pada termometer harus diperhatikan. Jika praktikan tidak cermat hasilnya suhu yang di baca menjadi tidak sesuai dan berbeda. Bisa juga di sebab kan bahan yang digunakan terkontaminasi zat lain yg mengubah titik lelehnya.
BalasHapusPerkenalkan saya Marta Febryza dengan NIM A1C118037 akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2. Karena es batu pada percobaan ini berfungsi untuk menjenuhkan campuran tersebut sehingga campuran tersebut dapat menghasilkan endapan
BalasHapus
BalasHapusAssalamualaikum, saya Isnaini Puji Rahayu, NIM A1C118020 akan menjawab pertanyaan nomor 2. Dalam percobaan sublimasi, zat yang menguap adalah naftalen. Menurut saya, zat ini dapat menguap karena adanya pemberian panas yang berasal dari nyala api. Namun, dibanding menguap, naftalen ini lebih pas apabila dikatakan menyublim.